Kamis, 11 Februari 2016

Islamic Calligraphy

Suatu hari.... sang Pensil meraba perlahan diselembar kanvas.
ia menggumam, "ingin rasanya memberikan hadiah terbaik untuk seseorang"...... lalu, mulailah menggoreskan diri dengan segenap Perasaan dan Pemikiran yang ia curahkan disana.
satu dua goresan tak terasa berpetualang mencari cari bentuk, agar menjadi wujud seiring dengan kata hati
ia mulai memanggil cahaya, ia mengunjungi nuansa, dan iapun meratap pada sang warna, agar sudi membantunya mencari wujud itu.
Sampai pada satu hari ia menemukan bentuk itu, dan menjadikannya wujud....
wujud yang Baik, wujud tanpa Amarah, wujud Ketenangan, dan bagi nya ini adalah sebuah wujud Abadi.





My Original Islamic Calligraphy, Laa ilaaha illallaah, Muhammadarrasulullaah. Acrylic on Canvas, 80x80.
(Temmy S.Hidajat).

Selasa, 09 Februari 2016

Sketsa Para Bunga

Sebagai permulaan hadir pada halaman ini, Pensilku berceloteh tentang "sketsa para bunga yang terjerat dalam vas". Meski gusar, perlahan lahan ia  menyeret warna warna yang ada .....  :